PROGRAM TK
Teknik Ketenagalistrikan
Teknik Ketenagalistrikan adalah bidang keilmuan dan keahlian yang mempelajari segala hal yang berkaitan dengan energi listrik, mulai dari proses pembangkitan, transmisi (penyaluran), distribusi, hingga pemanfaatannya (instalasi) untuk kebutuhan rumah tangga maupun industri. Sama halnya dengan Teknik Pesawat Udara, bidang ini juga merupakan salah satu Program Keahlian unggulan di jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kelompok Teknologi dan Rekayasa di Indonesia, serta jenjang pendidikan tinggi (sebagai Teknik Elektro / Electrical Power Engineering).
Pilih program ini →Konsentrasi Keahlian
Pada tingkat SMK, rumpun Teknik Ketenagalistrikan biasanya dipecah menjadi beberapa konsentrasi jurusan yang lebih spesifik, di antaranya:
Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL)
Fokus pada perancangan, pemasangan, dan pemeliharaan instalasi listrik pada bangunan komersial, perumahan, maupun pabrik. Siswa akan banyak belajar tentang wiring (pengkabelan), perakitan panel listrik, hingga kontrol motor listrik.
Teknik Jaringan Tenaga Listrik (TJTL)
Fokus pada infrastruktur penyaluran listrik berskala besar. Pembelajarannya meliputi jaringan transmisi tegangan tinggi (seperti SUTET), gardu induk, dan jaringan distribusi dari gardu ke konsumen.
Teknik Pembangkit Tenaga Listrik (TPTL)
Fokus pada pengoperasian, pemeliharaan, dan perbaikan mesin-mesin pada pusat pembangkit listrik, baik itu PLTU (Uap), PLTA (Air), maupun energi terbarukan seperti PLTS (Surya).
Teknik Otomasi Industri (TOI)
Fokus pada pemanfaatan listrik untuk mengendalikan mesin-mesin industri secara otomatis (robotika terapan), sering menggunakan sistem Programmable Logic Controller (PLC) dan sensor.
Apa Saja yang Dipelajari?
Lulusan Ketenagalistrikan dituntut untuk bekerja dengan tingkat presisi dan keamanan yang sangat tinggi, mengingat listrik adalah energi yang tidak terlihat namun bisa berakibat fatal. Materi dasar yang dikuasai meliputi:
Rangkaian Listrik: Hukum Ohm, arus searah (DC), dan arus bolak-balik (AC).
Gambar Teknik Kelistrikan: Membaca dan membuat blueprint atau single line diagram (diagram garis tunggal) instalasi bangunan.
Sistem Kontrol Elektromekanik: Pengendalian kelistrikan menggunakan contactor, relay, dan sakelar mekanis.
K3LH (Keselamatan dan Kesehatan Kerja): Prosedur wajib untuk mencegah kecelakaan kerja (seperti shock, arc flash, atau kebakaran).
Lulusan dari program ini memiliki prospek kerja yang sangat luas, mulai dari menjadi teknisi di PLN, kontraktor instalasi listrik (Biro Teknik Listrik / BTL), staf maintenance di berbagai pabrik industri, hingga membuka usaha instalasi secara mandiri.